Keutamaan dan Amalan Sunnah di Bulan Muharram

1. Termasuk Empat Bulan Haram (Suci)

Allah berfirman,
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)
Yang dimaksud empat bulan haram adalah bulan Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan), dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, masyarakat Arab dilarang berperang karena disucikannya keempat bulan tersebut. Oleh karena itu, ia juga dinamakan Syahrullah Asham شهر الله الأصم, yang artinya Bulan Allah yang Sunyi karena larangan berperang itu.

Dari Abu Bakrah radhiallahu‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
“Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzul Qo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
2. Dinamakan Syahrullah atau Bulan Allah

Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم
“Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)

Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam An Nawawi menyebutkan bahwa, “Hadits ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk melaksanakan puasa sunnah.” Sementara Imam As Suyuthi menjelaskan bahwa berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Nama-nama bulan lainnya sudah ada di zaman jahiliyah. Sementara dulu, orang jahiliyah menyebut bulan Muharram ini dengan nama Shafar Awwal. Kemudian ketika Islam datanng, Allah ganti nama bulan ini dengan Al Muharram, sehingga nama bulan ini Allah sandarkan kepada dirinya (Syahrullah).

3. Bulan Kemenangan Musa atas Firaun

Dari Ibnu Abbas radhiallahu‘anhuma, beliau menceritakan,
لَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ وَجَدَهُمْ يَصُومُونَ يَوْمًا ، يَعْنِى عَاشُورَاءَ ، فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ ، وَهْوَ يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى ، وَأَغْرَقَ آلَ فِرْعَوْنَ ، فَصَامَ مُوسَى شُكْرًا لِلَّهِ . فَقَالَ « أَنَا أَوْلَى بِمُوسَى مِنْهُمْ » . فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura’. Beliau bertanya, “Hari apa ini?” Mereka menjawab, “Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa-pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah. Akhirnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian.” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR. Al Bukhari)
4. Disunnahkan Puasa Asyura

Pada hari Asyura tersebut, tanggal 10 Muharram, disunnahkan untuk melaksanakan puasa.
Dari Humaid bin Abdir Rahman, ia mendengar Muawiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu ‘Anhu berkata: Wahai penduduk Madinah, di mana ulama kalian? Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ini hari Asyura, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mewajibkan shaum kepada kalian di hari itu, sedangkan saya shaum, maka siapa yang mau shaum hendaklah ia shaum dan siapa yang mau berbuka hendaklah ia berbuka.” (HR Bukhari 2003)

Adapun keutamaan shaum tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu Qatadah, bahwa shaum tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita selama setahun yang telah lalu (HR Muslim 2/819)
Imam An Nawawi ketika menjelaskan hadits di atas beliau berkata: “Yang dimaksud dengan kaffarat (penebus) dosa adalah dosa-dosa kecil, akan tetapi jika orang tersebut tidak memiliki dosa-dosa kecil diharapkan dengan shaum tersebut dosa-dosa besarnya diringankan, dan jika ia pun tidak memiliki dosa-dosa besar, Allah akan mengangkat derajat orang tersebut di sisi-Nya.

5. Disunnahkan Puasa Tasua untuk Berbeda dengan Yahudi

Rasulullah memerintahkan untuk berpuasa tanggal 9 Muharram untuk membedakan diri dengan orang Yahudi yang hanya melaksanakan puasa tanggal 10 Muharram.
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: pada saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shaum Assyura dan memerintah para sahabat untuk melaksanakannnya, mereka berkata, “Wahai Rasulullah hari tersebut (assyura) adalah hari yang diagung-agungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Insya Allah jika sampai tahun yang akan datang aku akan shaum pada hari kesembilannya”. Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal sebelum sampai tahun berikutnya” (HR Muslim 1134)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shaumlah kalian pada hari assyura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Shaumlah kalian sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.” (HR Ath-Thahawy dan Baihaqy serta Ibnu Huzaimah 2095)
6.Puasa Sunnah tanggal 11 Muharram


Sebagian ulama berpendapat, dianjurkan melaksanakan puasa tanggal 11 Muharram, setelah puasa Asyura’.
صوموا يوم عاشوراء وخالفوا فيه اليهود وصوموا قبله يوما أو بعده يوما
Puasalah hari Asyura’ dan jangan sama dengan model orang Yahudi. Puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.” (HR. Ahmad, Al Bazzar).
Hadis ini dihasankan oleh Syaikh Ahmad Syakir. Hadis ini juga dikuatkan hadis lain, yang diriwayatkan Al-Baihaqi dalam Sunan Al-Kubra dengan lafadz:
صوموا قبله يوماً وبعده يوماً
“Puasalah sehari sebelumnya dan sehari sesudahnya.”
Menurut Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth, hadits ini dha’if. Sementara Imam Ahmad mengatakan, “Jika awal bulan Muharram tidak jelas maka sebaiknya puasa tiga hari: (tanggal 9, 10, dan 11 Muharram), Ibnu Sirrin menjelaskan demikian. Beliau mempraktekkan hal itu agar lebih yakin untuk mendapatkan puasa tanggal 9 dan 10.”
7. Meluaskan Belanja pada Hari Asyura


Dari hadits Abi Said Al Khudhri Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Siapa yang meluaskan belanja kepada keluarganya pada hari Asyura, maka Allah akan meluaskan atasnya belanja selama setahun.”
Oleh sebagian ulama hadits, hadits ini dilemahkan, namun sebagian lainnya mengatakan hadits ini shahih, lalu sebagian lainnya mengatakan hasan. Menurut Imam An Nawawi hal ini adalah amal yang dasar hukumnya lemah.
Yang menshahihkan di antaranya adalah Zainuddin Al-Iraqi dan Ibnu Nashiruddin. As Suyuthi dan Al-Hafidz Ibnu Hajarmengatakan bahwa karena begitu banyaknya jalur periwayatan hadits ini, maka derajat hadits ini menjadi hasan bahkan menjadi shahih.
Sehingga Ibnu Taimiyah di dalam kitabnya Al Ikhtiyarat termasuk yang menganjurkan perbuatan ini di hari Asyura.
8. Bersedekah pada Hari Asyura

Rasulullah bersabda, “Siapa yang puasa hari Asyura, dia seperti puasa setahun. Dan siapa yang bersedekah pada hari itu, dia seperti bersedekah selama setahun.”
Pada hari itu juga disunnahkan untuk bersedekah, menurut kalangan mazhab Malik. Sedangkan menurut mazhab lainnya, tidak ada landasan dalil yang secara khusus menyebutkan hal itu dan kuat derajat haditsnya. Sebabnya adalah mereka mendhaifkan hadits tersebut di atas.
Sedangkan bersedekah dengan dasar keumuman keutamaan bulan Muharram dan keumuman sunnah shadaqah, maka hukumnya mubah.

Legenda Dan Mitos Muharram


Di samping keutamaan bulan Muharram yang sumbernya sangat jelas, baik disebutkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah, tetapi banyak juga legenda dan mitos yang terjadi di kalangan umat Islam menyangkut hari ‘Asyura.
Beberapa hal yang masih menjadi keyakinan di kalangan umat Islam adalah legenda bahwa pada hari ‘Asyura Nabi Adam diciptakan, Nabi Nuh as di selamatkan dari banjir besar, Nabi Ibrahim dilahirkan dan Allah Swt menerima taubatnya. Pada hari ‘Asyura Kiamat akan terjadi dan siapa yang mandi pada hari ‘Asyura diyakini tidak akan mudah terkena penyakit. Semua legenda itu sama sekali tidak ada dasarnya dalam Islam. Begitu juga dengan keyakinan bahwa disunnahkan bagi mereka untuk menyiapkan makanan khusus untuk hari ‘Asyura.
Sejumlah umat Islam mengaitkan kesucian hari ‘Asyura dengan kematian cucu Nabi Muhammad Saw, Husain saat berperang melawan tentara Suriah. Kematian Husain memang salah satu peristiwa tragis dalam sejarah Islam. Namun kesucian hari ‘Asyura tidak bisa dikaitkan dengan peristiwa ini dengan alasan yang sederhana bahwa kesucian hari ‘Asyura sudah ditegakkan sejak zaman Nabi Muhammad Saw jauh sebelum kelahiran Sayidina Husain. Sebaliknya, adalah kemuliaan bagi Husain yang kematiannya dalam pertempuran itu bersamaan dengan hari ‘Asyura.

Bid’ah Di Bulan Muharram
Selain legenda dan mitos yang dikait-kaitkan dengan Muharram, masih sangat banyak bid’ah yang jauh dari ajaran Islam. Lebih tepat lagi bahwa bid’ah tersebut merupakan warisan ajaran Hindu dan Budha yang sudah menjadi tradisi masyarakat Jawa yang mengaku dirinya sebagai penganut aliran kepercayaan. Mereka lebih dikenal dengan sebutan Kejawen.
Dari segi sistem penanggalan, memang penanggalan dengan sistem peredaran bulan bukan hanya dipakai oleh umat Islam, tetapi masyarakat Jawa juga menggunakan penanggalan dengan sistem itu. Dan awal bulannya dinamakan Suro. Pada hari Jum’at malam Sabtu, 1 Muharram 1428 H bertepatan dengan 1 Suro 1940. Sebenarnya penamaan bulan Suro, diambil dari ’Asyura yang berarti 10 Muharram. Kemudian sebutan ini menjadi nama bulan pertama bagi penanggalan Jawa.
Beberapa tradisi dan keyakinan yang dilakukan sebagian masyarakat Jawa sudah sangat jelas bid’ah dan syiriknya, seperti Suro diyakini sebagai bulan yang keramat, gawat dan penuh bala. Maka diadakanlah upacara ruwatan dengan mengirim sesajen atau tumbal ke laut. Sebagian yang lain dengan cara bersemedi mensucikan diri bertapa di tempat-tempat sakral (di puncak gunung, tepi laut, makam, gua, pohon tua, dan sebagainya) dan ada juga yang melakukan dengan cara lek-lekan ‘berjaga hingga pagi hari’ di tempat-tempat umum (tugu Yogya, Pantai Parangkusumo, dan sebagainya). Sebagian masyarakat Jawa lainnya juga melakukan cara sendiri yaitu mengelilingi benteng keraton sambil membisu.
Tradisi tidak mengadakan pernikahan, khitanan dan membangun rumah. Masyarakat berkeyakinan apabila melangsungkan acara itu maka akan membawa sial dan malapetaka bagi diri mereka.
Melakukan ritual ibadah tertentu di malam Suro, seperti selamatan atau syukuran, Shalat Asyuro, membaca Doa Asyuro (dengan keyakinan tidak akan mati pada tahun tersebut) dan ibadah-ibadah lainnya. Semua ibadah tersebut merupakan bid’ah (hal baru dalam agama) dan tidak pernah ada contohnya dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam maupun para sahabatnya. Hadist-hadits yang menerangkan tentang Shalat Asyuro adalah palsu sebagaimana disebutkan oleh imam Suyuthi dalam kitab al-La’ali al-Masnu’ah.
Tradisi Ngalap Berkah dilakukan dengan mengunjungi daerah keramat atau melakukan ritual-ritual, seperti mandi di grojogan (dengan harapan dapat membuat awet muda), melakukan kirab kerbau bule (kiyai slamet) di keraton Kasunan Solo, thowaf di tempat-tempat keramat, memandikan benda-benda pusaka, begadang semalam suntuk dan lain-lainnya. Ini semuanya merupakan kesalahan, sebab suatu hal boleh dipercaya mempunyai berkah dan manfaat jika dilandasi oleh dalil syar’i (Al Qur’an dan hadits) atau ada bukti bukti ilmiah yang menunjukkannya. Semoga Allah Ta’ala menghindarkan kita dari kesyirikan dan kebid’ahan yang membinasakan.
Menyikapi berbagai macam tradisi, ritual, dan amalan yang jauh dari ajaran Islam, bahkan cenderung mengarah pada bid’ah, takhayul dan syirik, maka marilah kita bertobat kepada Allah dan melaksanakan amalan-amalan sunnah di bulan Muharram seperti puasa. Rasulullah saw. menjelaskan bahwa puasa pada hari ‘Asyura menghapuskan dosa-dosa setahun yang telah berlalu.
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَن صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
Dari Abu Qatadah RA. Rasulullah ditanya tentang puasa hari ‘asyura, beliau bersabda: “Saya berharap ia bisa menghapuskan dosa-dosa satu tahun yang telah lewat.” (HR. Muslim).

SEMOGA BERMANFAAT

Bidang 1(keagamaan) HIMAPTIKA

PROFIL HIMAPTIKA PERIODE 2013/2014

Posted: 1 November 2013 in informasi

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika atau yang lebih singkat untuk didengar dan sangat cukup popular di telingga Mahasiswa  yaitu HIMAPTIKA. HIMAPTIKA merupakan organisasi tertinggi di Program Studi Matematika. HIMAPTIKA merupakan salah satu himpunan mahasiswa yang berada di FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN di UNIVERSITAS MULAWARMAN samarinda Kalimantan Timur

HIMAPTIKA  adalah Organisasi yang bersifat kemahasiswaan, keintelektual dan kemasyarakatan

Di mana sifat tersebut berisikan :

  • SIFAT KEMAHASISWAAN

HIMAPTIKA merupakan  wadah perjuangan mahasiswa matematika dalam pendidikan dan kemahasiswaan.

  • SIFAT KEINTELEKTUAL

HIMAPTIKA merupakan wadah penguatan dalam pengembangan dalam intelektualitas dibidangnya.

  • SIFAT KEMASYARAKATAN

HIMAPTIKA merupakan wadah pendidikan mahasiswa dalam hal Keorganisasian untuk mempersiapkan diri dalam masyarakat

SUSUNAN PENGURUS HIMAPTIKA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MULAWARMAN

PERIODE 2013 – 2014

 

KETUA                   :     LUQMAN FURQON (2011)
SEKERTARIS         :    ANITA RAMADHINA ADYATI (2011)
BENDAHARA      :    MUSTABSYIRAH (2011)


BIDANG 1            :     SYARIF FAIZAL AMIR (2011)
BIDANG 2            :     AHMAD MULYADI (2011)
BIDANG 3            :     EKO SUARDI (2011)
BIDANG 4            :     ENDANG WAHYURINI (2011)

semoga dengan terbentuknya kepengurusan yang baru HIMAPTIKA menjadi lebih baik dan akan selalu tetap menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk menyalurkan bakatnya agar bisa menjadi mahasiswa yang aktif dalam keorganisasian.

Mari kita bangun bangsa ini dengan pendidikan yang lebih baik..!! Dimulai dari organisasi yang kita miliki

HIMAPTIKA BERSATU !!

Setelah sukses mengadakan Astramatika XX dan Workshop Matematika. Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika akan mengadakan Astramatika XXI dan Workshop Matematika II.  dengan kepanitiaan ………BAGAN ASTRA DAN WORKSHOP fix

semifinal dan final akan dilaksanakan pada tanggal 10,11, dan 12 maret 2013

Sampingan  —  Posted: 24 Februari 2013 in Uncategorized

pemenang tes mandiri

SD IT Asy-Syaamil Bontang
Raihan Rizqi M

SMP N 1 Samarinda
Sadha Satya Lotan

SMA N 3 Unggulan Tenggarong

Muhammad Robith

 

pemenang tes kelompok

SD IPEKA Balikpapan
1. Abel Pradipta Wijaya 1A074
2. Bernard Christoper Fernando Oen 1B074
3. Sean Lienardo Thaniel Tjan 1C074

SMP N 1 Balikpapan
1. Aditya Dhamawan Tang 2A076
2. Mondi Ayustina Mulya 2B076
3. Mutiara Annisa F. 2C076

SMA YPVDP Bontang
1. Dewi Purnamasari
2. Gede Raditya Wisnu W.
3. M. Ayaz Dzulfikar

Sampingan  —  Posted: 24 Februari 2013 in Uncategorized

HASIL BABAK PENYISIHAN ASAH TERAMPIL MATEMATIKA XX 
TINGKAT SMA/MA TAHUN 2013
No Nama Sekolah Peserta No. 
Peserta
Total Skor
1 SMA YPVDP Bontang 1. Dewi Purnamasari 3A023 246.463
2. Gede Raditya Wisnu W. 3B023
3. M. Ayaz Dzulfikar 3C023
2 SMA N 3 Unggulan Tenggarong 1.Ermina Adriani  3A039 197.787
2. Muhammad Robith 3B039
3. Siti Aminah 3C039
3 SMAN 10 MELATI Samarinda 1. Zulva Fachrina 3A019 195.800
2.  Amalina Muthiah 3B019
3. Adinolfi Pasaribu 3C019
4 SMAN 2 Tenggarong 1. David Samuel Haloho 3A035 127.917
2. Gerson Yol Perininsix 3B035
3. Hendra Prastiyono 3C035
5 SMAN 10 MELATI Samarinda 1. Ariska Rosadi Al-Rasyid S. 3A025 109.000
2.  Muhammad Riyyan Royhan 3B025
3. Moh. Abdullah Zuhdi R. 3C025
6 SMA N 2 Balikpapan 1. Yenny Nur Apriliantari 3A007 95.017
2. Yolanda Ester Pandiangan 3B007
3. Fakhruzi Awwal Akbar 3C007
7 SMAN 10 MELATI  Samarinda 1. Aulia Maulina Rahman 3A028 92.733
2. Linda Kurniawati 3B028
3. Maghfira Ramadhani P. 3C028
8 SMAN 10 MELATI Samarinda 1. Faisal Ardian 3A022 89.690
2. Verlita Utami 3B022
3. Aulia Astrico Pratama 3C022
9 SMA N 1 Bontang 1.  Kadek Widhi Cahya H. 3A011 86.083
2. Adhy Kuncoro 3B011
3. M. Akbar Dermawan                                                              3C011
10 SMA N 1 Tarakan 1. Hendry 3A015 85.417
2. Cipta Ria Puspitasari 3B015
3. Sie Evan Setiawan 3C015
11 SMAN 1 Tenggarong 1. Rizal Ermiazis Kesuma 3A004 78.917
2. Eka Mulianingsih 3B004
3. Rahmat Hidayat 3C004
12 SMA N 2 Balikpapan 1. Nur Rahmi Zhafirah 3A013 77.950
2. Churnia Indah Sari 3B013
3. Jihan Elena 3C013

Sampingan  —  Posted: 24 Februari 2013 in Uncategorized

HASIL BABAK PENYISIHAN ASAH TERAMPIL MATEMATIKA XX 
TINGKAT SMP/MTs TAHUN 2013
No.  Nama Sekolah Nama Peserta No Peserta Total Skor
1 SMP N 1 Balikpapan 1.  Aditya Dhamawan Tang 2A076 229.67
2.  Mondi Ayustina Mulya 2B076
3.  Mutiara Annisa F. 2C076
2 SMP N 1 Samarinda 1. Aulia Nur Adib Phasya 2A036 215.80
2. Arvin Airlangga 2B036
3. Sadha Satya Lotan 2C036
3 SMP N 1 Tanah Grogot 1. Ryan Syaifudin 2A070 173.27
2. Muhammad Ibnur Cholid 2B070
3. Ahmad Syaifudin 2C070
4 SMP IT Daarul Hikmah Bontang 1.  Hafizhuddin 2A007 170.50
2.  Rahmana Mufti Shidiq 2B007
3. Zahrah 2C007
5 SMP Nasional KPS Balikpapan 1. Raden Nur Muhammad Ihsan Luhur J.W. 2A061 160.33
2. Nabila Amalina 2B061
3. Pingky Bras Satria 2C061
6 SMP YPVDP Bontang 1. Diana Savitri 2A035 151.33
2. Raden Ario Tandyo Gutomo Saleh 2B035
3. Ignatius Danang Dwi Waskito 2C035
7 MTs N Model Samarinda 1. Nur Aulia Rahman 2A038 151.17
2. M.Ali Syaifudin 2B038
3. Nadia Hasanah 2C038
8 SMP N 1 Balikpapan 1.   Kenny Gilbert O’brien 2A081 148.53
2.   Avicienna Muhammad Andiya 2B081
3.  Muhammad Agung Sasono 2C081
9 SMP Nasional KPS Balikpapan 1. Naura Gina Pertiwi 2A067 144.00
2. Dini Ika Septiani 2B067
3. Salsabila Reza Susanto 2C067
10 SMP Nasional KPS Balikpapan 1.  Aufan Asidqi 2A079 136.50
2.  Hilmi Naufal Yafie 2B079
3. Zharfa Haidan Nafilah 2C079
11 SMP YPPSB Sangatta 1. Frederick Ropinus Kaprima 2A028 135.17
2. Parama Dicky Chandra 2B028
3. Azzavira Liyanshurullah 2C028
12 SMPK St. Fr. Assisi 1. Felicia Santoso 2A068 132.00
2. Christian Yoga Pramono 2B068
3. Vinsensius 2C068

Sampingan  —  Posted: 24 Februari 2013 in Uncategorized